Berbagi Pengalaman dari EBA (Evidence Based Approach) Indonesia Fieldwork 2015

EBA (Evidence Based Approach) merupakan suatu forum internasional untuk kegiatan lapangan  yang diprakarsai oleh Keio University Jepang bekerjasama dengan universitas di beberapa negara ASEAN seperti Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam dan Filipina untuk membahas berbagai macam isu yang menjadi trending topic di berbagai negara. Di Indonesia, EBA dilaksanakan pada tanggal 13-22 Desember 2015 dengan mengangkat tema mengenai “The practices on water resource management in a gradient polluted of Citarum river, West Java Province, Indonesia”.

Peserta EBA fieldwork Indonesia 2015 terdiri dari 17 orang mahasiswa, 8 orang diantaranya dari Jepang, 4 dari Indonesia (termasuk kedua penulis), 2 Malaysia, 1 Vienam, 1 Filipina, 1 Thailand. Peserta berasal dari konsentrasi keilmuan yang berbeda diantaranya teknik lingkungan, biologi, hukum, dan media. Selama fieldwork berlangsung peserta belajar bersama, berbagi informasi mengenai pengelolaan air dan regulasi hukum dari setiap negara bahkan saling bertukar informasi mengenai bahasa dan budaya yang menjadi keunikan tersendiri dari setiap peserta.

1

Seiring dengan merebaknya isu mengenai Sungai Citarum dengan tingkat polusi tertinggi di dunia sekaligus dengan peran vital yang dimilikinya bagi kehidupan  masyarakat  maka diperlukan kajian permasalahan dari berbagai sudut pandang. Oleh karena itu, pada hari pertama EBA dihadirkan berbagai pakar diantaranya dosen, pemerintah dan LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) untuk memberikan kuliah tamu dan diskusi sebelum peserta EBA Fieldwork meninjau langsung lokasi pencemaran Sungai Citarum. Lokasi fieldwork dimulai dari 0 KM Sungai Citarum di Situ Cisanti Kabupaten Majalaya dilanjutkan ke Batujajar, PDAM Tirtawening Bojongsoang, Waduk Saguling, Waduk Cirata dan Waduk Jatiluhur.

 

Selama fielwork berlangsung, peserta dibagi ke dalam 3 kelompok untuk melakukan analisis lapangan terhadap kualitas air, polutan dan studi sosial kemasyarakatan. Tujuan dari fieldwork ini agar diperoleh gambaran mengenai kondisi terkini Sungai Citarum, peran sentral dari pemerintah lokal, indutri, LSM dan masyarakat setempat mengenai manajemen air di sekitar DAS Citarum serta mengevaluasi hasil analisis data yang telah dikumpulkan serta mengajukan solusi atas permasalahan yang dihadapi untuk kemudian di komunikasikan dalam bentuk oral presentasi, poster dan video. Tindak lanjut dari EBA Fielwork 2015 ini adalah adanya open seminar yang dilakukan secara daring dengan melibatkan peserta EBA Fieldwork Malaysia 2016, EBA Fielwork Thailand 2016  dan EBA Fielwork Jepang 2016 yang akan dilaksanakan pada tanggal 9 Maret 2016.

2 3

Menjadi salah satu perwakilan Program Studi Magister Biologi SITH dalam EBA Fieldwork Indonesia 2015 merupakan suatu pengalaman berharga. Banyak hal yang dipelajari dari fieldwork ini terutama untuk mengembangkan diri, memperluas wawasan, menganalisis kebijakan, melakukan pendekatan masyarakat serta mencari solusi dengan mempertimbangkan berbagai sudut pandang. Namun, bagi kami  EBA fieldwork memberikan arti yang lebih dari itu, yakni sebagai forum ilmiah internasional tempat memulai dan menjalin persahabatan baru.

 

Hasil EBA Fieldwork Indonesia 2015 dalam bentuk poster dapat dilihat melalui tautan di bawah ini::

  1. Poster EBA 2015 Kelompok 1
  2. Poster EBA 2015 Kelompok 2
  3. Poster EBA 2015 Kelompok 3

 

Penulis : Shanty dan Nurfitri (Program Magister SITH)

Berita Terkait