Informasi

Program studi Magister (S2) Biologi SITH ITB menyelenggarakan pendidikan tingkat Magister (S2) bagi semua sarjana Biologi dan sarjana Ilmu Kehayatan (Kedokteran umum, Kedokteran Gigi, Kedokteran Hewan, Pertanian, Peternakan, dll) untuk lebih mendalami ilmu Biologi dengan melakukan penelitian semi mandiri dibawah bimbingan dosen pembimbing penelitian. Dengan melakukan penelitian semi mandiri, mahasiswa dituntut untuk dapat menyusun proposal penelitian, melaksanakan penelitian, menulis laporan penelitian dalam bentuk thesis magister dan menulis laporan ilmiah dalam bentuk jurnal ilmiah. Dengan demikian disamping mendapatkan peningkatan pemahaman akan ilmu biologi dalam jalur pilihan atau bidang kajian yang diinginkan, lulusan magister biologi juga memiliki kompetensi sebagai peneliti dalam jalur pilihan atau bidang kajian yang diminati tersebut.

Program Studi Magister Biologi memiliki tiga (3) jalur pilihan atau bidang kajian:

    1. Jalur pilihan Biologi Sel dan Molekuler
    2. Jalur pilihan Biologi organismal
    3. Jalur pilihan Biologi Lingkungan

Jalur pilihan dan kompetensi Penelitian Magister

  1. Jalur pilihan Biologi Sel dan Molekuler

Mahasiswa yang mendalami jalur pilihan atau bidang kajian Biologi Sel dan Molekuler memperoleh dasar-dasar pengetahuan biologi pada tingkat sel dan molekuler sebagai kompetensi wajib. Sebagai konsekuensi kompetensi ini, maka penelitian yang dirancang oleh mahasiswa yang bersangkutan diarahkan untuk memahami mekanisme biologi pada level biologi sel dan/atau biologi molekuler. Kajian ilmiah dalam matakuliah tatap muka maupun dalam penelitian magister selalu berada pada level tersebut. Dengan demikian pengetahuan lulusan Program Studi Magister Biologi dengan jalur pilihan atau bidang kajian Biologi sel dan Molekuler akan terfokus pada pengetahuan biologi pada level sel dan molekuler.

  1. Jalur pilihan Biologi Organismal

Mahasiswa yang mendalami jalur pilihan atau bidang kajian Biologi Organismal akan memperoleh kompetensi konsep-konsep fisiologi, sistem pertahanan tubuh dan analisis biostatistika yang sangat penting digunakan dalam merancang penelitian pada level organismal. Penelitian pada bidang kajian ini sangat luas seperti: Biologi Reproduksi, Biologi Perkembangan, Fisiologi, dll, baik pada hewan, tumbuhan dan mikroba, serta kemungkinan aplikasi dari penelitian tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Cakupan penelitian biologi organismal dapat menggunakan pendekatan biologi sel, biologi molekuler, struktur anatomi, histologi, fisiologi, bahkan ekologi.

  1. Jalur pilihan Biologi Lingkungan

Mahasiswa yang mendalami bidang kajian Biologi Lingkungan akan memperoleh kompetensi utama dalam ekologi terestrial, ekologi akuatik, analisis ekosistem, dan ekologi populasi. Kompetensi penelitian dalam bidang kajian ini diarahkan untuk memahami masalah-masalah lingkungan dan alternatif pemecahan masalah lingkungan tersebut dilihat dari kajian ilmu ekologi.

Berita Terkait